WartaRepublik.com,Banggai kepulauan–Peristiwa yang menyita perhatian publik terjadi di Kabupaten Banggai Kepulauan, Sulawesi Tengah. Seorang balita berusia 3 tahun yang meninggal dunia terpaksa diangkut menggunakan sepeda motor menuju rumah duka setelah keluarga tidak dapat menggunakan ambulans yang tersedia di desa. Peristiwa ini kemudian menjadi sorotan masyarakat dan ramai diperbincangkan di media sosial.
Berdasarkan informasi yang beredar, keluarga almarhum telah berupaya meminta bantuan ambulans desa. Namun, ambulans tersebut disebut hanya diperuntukkan bagi pelayanan warga yang sakit dan tidak digunakan untuk mengangkut jenazah.
Karena keterbatasan pilihan serta kebutuhan untuk segera membawa jenazah ke lokasi pemakaman, keluarga akhirnya menggunakan sepeda motor sebagai sarana transportasi.
Kejadian ini memunculkan berbagai tanggapan dari masyarakat yang menilai bahwa pelayanan publik, khususnya dalam situasi kedukaan, harus mengedepankan aspek kemanusiaan. Banyak pihak berharap adanya evaluasi terhadap aturan dan mekanisme penggunaan ambulans agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.
Peristiwa tersebut menjadi pengingat penting bagi pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan untuk memastikan bahwa fasilitas kesehatan dan layanan transportasi medis dapat diakses secara optimal oleh masyarakat, termasuk dalam kondisi darurat maupun saat keluarga menghadapi musibah.
Ketersediaan layanan yang cepat, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat merupakan bagian penting dari pelayanan publik yang berkeadilan.
Disisi lain berkaitan dengan program gubernur terkait BERANI SEHAT yang mana Program tersebut tidak hanya menitikberatkan pada pengobatan gratis dan akses layanan kesehatan, tetapi juga peningkatan kualitas pelayanan kesehatan secara menyeluruh, termasuk kemudahan transportasi medis bagi masyarakat.
Dalam berbagai kesempatan, Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, menegaskan bahwa kesehatan merupakan hak dasar masyarakat dan pemerintah harus memastikan layanan kesehatan dapat diakses oleh seluruh warga tanpa hambatan. Program BERANI Sehat bahkan memberikan kemudahan berobat hanya dengan menggunakan KTP dan terus mendorong optimalisasi pelayanan di fasilitas kesehatan.
Kase pasti ini fasilitas pemerintah di pergunakan untuk masyarakat atau hanya untuk orang-orang tertentu.
Yang perlu di tau juga kamu ini sebenarnya bahasa kasarnya kamu ini budak masyarakat yang harus melayani masyarakat dengan baik ungkap Sandi Risno selaku aktivis mahasiswa.
Masyarakat kini menantikan langkah konkret dari pihak terkait untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pengelolaan ambulans serta memastikan pelayanan yang lebih humanis bagi warga Banggai Kepulauan di masa mendatang.
WartaRepublik.com/Muflihun La Guna
.png)