Gercep !! 888 PPPK Diangkat, Amizaro Waruwu. Rakyat Hukum Tertinggi. Bukti Kepemimpinan yang Berani dan Pro-Rakyat -->

Header Menu

Gercep !! 888 PPPK Diangkat, Amizaro Waruwu. Rakyat Hukum Tertinggi. Bukti Kepemimpinan yang Berani dan Pro-Rakyat

Admin Redaksi
Tuesday, 9 September 2025



Nias Utara, Sumut – Langkah cepat Bupati Nias Utara, Amizaro Waruwu, dalam mengangkat 888 orang Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) mendapat apresiasi luas dari masyarakat. Keputusan ini dinilai sebagai bukti nyata kepemimpinan yang berani, pro-rakyat, dan tidak bersembunyi di balik keterbatasan fiskal daerah.
Selasa, (9/92025)

Di saat banyak daerah masih ragu atau bahkan menunda karena alasan kemampuan keuangan daerah, Amizaro justru memilih untuk memastikan ribuan keluarga di Nias Utara mendapatkan kepastian. Ia memahami bahwa setiap guru, tenaga kesehatan, maupun tenaga teknis yang selama ini mengabdi tanpa status, memiliki keluarga dan masa depan yang harus dipastikan.

Momen bersejarah itu makin terasa ketika beredar video vlog pribadi Bupati Amizaro saat menandatangani Surat Keputusan (SK) pengangkatan PPPK. Dalam vlog tersebut, ia menyampaikan pesan penuh makna yang menyentuh hati banyak orang.

“Indah pada waktunya. PPPK ini demi pelayanan masyarakat. Ini berkat untuk Nias Utara, dan juga berkat bagi masing-masing PPPK,” ujar Amizaro dalam vlognya.

Pernyataan tersebut sontak viral di kalangan warga, karena menggambarkan suasana syukur sekaligus tekad kuat untuk menghadirkan pelayanan publik yang lebih baik. Warga pun menilai keputusan ini bukan hanya soal status kepegawaian, tetapi juga doa yang dijawab bagi ratusan keluarga yang menantikan kepastian.

“Kami sangat bersyukur. Sudah puluhan tahun mengabdi, akhirnya kami mendapatkan pengakuan yang layak. Terima kasih kepada Bupati Amizaro Waruwu yang berani mengambil keputusan besar ini,” ujar salah seorang guru honorer yang kini resmi menjadi PPPK.

Langkah ini, menurut masyarakat, akan memperkuat kualitas pelayanan publik di bidang pendidikan, kesehatan, hingga pemerintahan desa.
Amizaro Waruwu sendiri menegaskan bahwa keberpihakan kepada rakyat harus diwujudkan dalam tindakan nyata, bukan sekadar retorika. Meski fiskal daerah tertekan, ia tidak menjadikan itu sebagai alasan untuk menunda hak rakyat.

“Daerah memang punya keterbatasan, tetapi rakyat tidak boleh dibiarkan menunggu tanpa kepastian. Bagi saya, keberanian memilih rakyat di atas segala keterbatasan adalah tanggung jawab seorang pemimpin,” tegas Amizaro.

Dengan keputusan bersejarah ini, Amizaro Waruwu tidak hanya mencatatkan kebijakan penting bagi 888 PPPK, tetapi juga menanamkan pesan kuat bahwa kepemimpinan sejati adalah keberanian berdiri di sisi rakyat. Tak heran bila cinta rakyat kian menanjak, seiring dengan kepercayaan masyarakat yang terus bertambah.

𝐂.𝐀𝐆