
Wartarepublik.com || Nias Barat, Sumut-- Kebiasaan Khenoki Waruwu saat masih menjabat Bupati di Nias Barat periode 2021-2024, sosial yang sangat melekat masih di lanjutkan usai pilkada 2024 tahun sebelum, Khenoki Waruwu beserta rekannya, mengunjungi salah satu rumah warga duka,orang tua Afolo Gulo Alm.Hasamoni Gulo di desa Lasarabagawu kecamatan Mandrehe Barat.
Selasa (2/9/2025)
Kehadiran Khenoki Waruwu, sebagai tokoh masyarakat Nias Barat dan rekanan, bak di sambar petir oleh keluarga duka saat Khenoki turun dari mobil pribadinya, sebab kehadirannya tak di sangka sangka oleh keluarga Alm, orang tua dari Afolo Gulo.
Dalam sambutan dan kata-kata penghiburan untuk keluarga duka, Khenoki Waruwu sebagai mantan bupati Nias Barat, menyampaikan pesan moral support dan himbauan kepada keluarga duka, agar tidak larut dalam kesedihan. Sebab, semua insan di dunia ini tetap mengalami hal yang sama, dan marilah bangkit dari duka tersebut, yakinlah air mata ibu (istri almarhum) dan anak-anak, Tuhan akan jadikan sebagai tawa kebahagiaan di masa yang akan datang," tutur dengan senyum khasnya.
" Saya yakin, Afolo Gulo sebagai anak sulung di keluarga ini, mampu menakhkodai dan menuntun adik adikmu ke jalan yang benar, dan di kehidupan yang lebih baik," tutup Khenoki dan di lanjutkan dengan penyerahan tanda turut berdukacita kepada keluarga duka.
Sebagai putra tertua di keluarga Almarhum Hasamoni Gulo ayah dari Afolo Gulo menyambut hangat dan penuh rasa iba bercampur linangan air mata, disela sela kesedihannya, menyampaikan kepada Khenoki Waruwu dan rekanan bahwa" sejujurnya saya sebagai anak tertua di keluarga ini, sangat bangga dan berterima kasih banyak kepada beliau mantan Bupati Nias Barat,dan kami tidak mengira kehadiran bapak di rumah sederhana ini, yang mana kami di desa Lasarabagawu, tergolong masyarakat lemah tidak mampu.
Lanjut, Afolo juga menyampaikan, bapak Khenoki Waruwu, memang jiwa sosial yang tinggi, tidak pernah melihat miskin kaya, tetap saja melanjutkan rasa kepedulian terhadap masyarakat tanpa membeda bedakan," tutupnya.
Di penghujung acara, Meiatasi Dolai dalam kata penutup, ia juga menyampaikan rasa turut berbelasungkawa, sedih dengan kehilangan orang tua rekan kami Afolo di rumah ini. Ia juga berpesan agar, keluarga yang di tinggal semakin tabah dan jangan berlarut dalam kesedihan sebab Almarhum kita doakan agar Tuhan menempatkannya disisiNya.
𝐂.𝐀𝐆
.png)