Terjadi Penipuan di Desa Dowora: Program Penanaman Pala dari PT. Berkah Hijrah Sisa 70 Juta Belum Dibayarkan -->

Header Menu

Terjadi Penipuan di Desa Dowora: Program Penanaman Pala dari PT. Berkah Hijrah Sisa 70 Juta Belum Dibayarkan

Admin Redaksi
Tuesday, 2 December 2025

Halsel, Wartarepublik.com - PT. Berkah Hijrah dengan bulan yang lalu telah meluncurkan program penanaman bibit pala di Desa Dowora, Kecematan Gane Barat Selatan, kabupaten Halmahera Selatan, dalam penanaman tersebut dengan melibatkan sekitar 30 orang warga. Program ini didampingi oleh Irfak, penanaman selama 39 hari dengan sistem harian 150 per hari.


Dalam program ini, setiap peserta dijanjikan menerima Rp 150 ribu per hari. Dengan total 39 hari kerja, seharusnya pendapatan kami selama 39 hari senilai Rp 5.850.000. Namun, hingga saat ini belum di lunasi dan kami merasa ada ketidakjelasan terkait pembayaran tersebut.

Salah satu masyarakat yang terlibat dalam penanaman mengungkapkan kronologisnya. Sementara pembayaran dari 30 orang hanya dibayar Rp 2.880.000. selama penanaman bibit palah berjalan 39 hari dan sisa upa yang belum di berikan tinggal Rp. 70.000.000 juta lebih, yang belum dibayarkan oleh PT. Berkah Hijrah, padahal total anggaran yang didapatkan 30 orang selama 39 hari kalo di kalikan dalam 39 hari x 150 berarti satu orang mendapatkan Rp 5.850.000 

Selisih dana yang belum dibayarkan adalah lebih dari Rp 70.000.000 juta lebih. Warga Desa Dowora merasa sangat mengecewakan dan menuntut klarifikasi dari PT. Berkah Hijrah tentang sisa pembayaran ini. "Kami bekerja keras, tapi tidak mendapatkan hak kami," ujar salah satu warga yang enggan disebut namanya pada Senin, (1/12/2025)

Lanjut, warga menyatakan dan meminta kepada PT. Berkah Hijrah untuk bertanggung jawab terkait masalah ini, dan segera menyelesaikan pembayaran yang tertunda. "Kami ingin transparansi dan keadilan dalam program ini.

Warga berharap agar pihak perusahaan memberikan penjelasan resmi dan segera mencairkan sisa pembayaran. "Kami tidak ingin ini menjadi masalah panjang, kami butuh kejelasan," tambahnya

Program penanaman palah ini diharapkan bisa memberikan manfaat ekonomi bagi Desa Dowora. Namun, kejadian ini membuat warga khawatir tentang kredibilitas PT. Berkah Hijrah.

Irfak, sebagai pendamping program penanaman palah yang diutus langsung oleh PT Berkah Hijrah, warga mulai menduga jangan sampai sisa upa 70.000.000. Juta diambil oleh Irfak karna sudah lama di bacan dan tidak bale di Desa Dowora, dan kami dari sekitar 30 orang menyatakan komitmen untuk membantu warga mendapatkan hak kami. "Kami akan terus mendampingi dan mendorong penyelesaian ini," kata 30 orang warga.

Sampai saat ini, PT. Berkah Hijrah belum memberikan pernyataan resmi terkait masalah ini. Warga Dowora berharap masalah ini segera diselesaikan dengan adil.

Masyarakat menantikan tindakan nyata dari PT. Berkah Hijrah dan berharap kasus ini menjadi pelajaran bagi perusahaan lain untuk lebih transparan dan bertanggung jawab.