JAKARTA, Wartarepublik.com - Joko Widodo, presiden ketiga Republik Indonesia, telah menjalani pemeriksaan yang berlangsung hampir 2,5 jam di Markas Polresta Solo pada hari Rabu, tanggal 11 Februari 2026.
Hal ini berkaitan dengan laporannya mengenai dugaan pencemaran nama baik sehubungan dengan tuduhan ijazah yang tidak asli.
Jokowi terlihat didampingi oleh tim pengacara, termasuk Yakup Hasibuan.
Ada pemeriksaan tambahan, tetapi untuk rincian dan penjelasan lebih lanjut, biar pengacara yang memberikan penjelasannya," ucapnya di Mapolresta Solo pada malam hari.
Setelah pemeriksaan, Jokowi meminta diri dan berjalan menuju mobil Toyota Alphard berwarna hitam. Dengan kepala menunduk, dia meninggalkan Mapolresta Solo dan pulang ke rumahnya.
Sementara itu, Yakup menekankan bahwa Jokowi diberikan sekitar 10 pertanyaan selama pemeriksaan.
Dari sepuluh pertanyaan itu, pengembangannya cukup banyak, berlangsung sekitar 2,5 jam. Jika tidak salah, kami mulai sekitar pukul 4 sore. Dari sepuluh pertanyaan tersebut juga muncul banyak pertanyaan tambahan," jelasnya.
Menurut Yakup, Jokowi memberikan jawaban yang detail dan jelas atas pertanyaan-pertanyaan yang diajukan oleh penyidik.
Dan Pertanyaan-pertanyaan itu meliputi masa kuliah Jokowi di Fakultas UGM Yogyakarta.
"Pak Jokowi menjelaskan prosesnya, yang sebagian besar berkaitan dengan pengalaman kuliah beliau di UGM.
Ini adalah pendalaman dari informasi yang sebelumnya sudah disampaikan," katanya.
Saat ditanya soal Proses Mengerjakan Skripsi
Yakup juga mencontohkan bahwa pertanyaan dalam pemeriksaan tambahan bagi Jokowi mencakup bagaimana cara beliau mengerjakan skripsi selama kuliah di UGM.
Contohnya adalah mengenai proses penyusunan skripsi dan Pak Jokowi juga menjelaskan alur proses tersebut.
Informasi ini nantinya akan digunakan oleh penyidik untuk diteruskan ke kejaksaan," tuturnya.
Redaksi: Tim
.png)