Alih-alih memperbesar struktur, kita perlu memikirkan model tata kelola yang lebih efektif dan jujur terhadap realitas keberagaman Indonesia.
Salah satu alternatif adalah memperkuat otonomi melalui sistem negara bagian atau persemakmuran, di mana setiap wilayah memiliki kewenangan yang lebih luas dalam mengatur dirinya sendiri, namun tetap terikat dalam satu kesatuan nasional.
Contoh menunjukkan bahwa negara federal seperti Jerman dan Amerika Serikat tidak bubar karena sistem negara bagian. Justru dengan pembagian kewenangan yang jelas dan pengelolaan yang efisien, stabilitas dapat terjaga.
Sejak awal, Indonesia memang terdiri dari keberagaman budaya, sejarah, dan kepentingan.
Karena itu, pendekatan yang terlalu dipaksakan dalam satu pola tunggal seringkali menimbulkan ketegangan.
Gagasan persemakmuran atau penguatan otonomi dapat menjadi bahan diskusi untuk memperkaya narasi resmi dan mencari bentuk terbaik bagi masa depan Indonesia.
Intinya adalah otonomi yang kuat, efisiensi pemerintahan, dan kejujuran dalam mengelola keberagaman.
.png)