Warta Republik | Cilegon, 31 Januari 2026 —
Serikat Karyawan Krakatau Medika (SKKM) mendorong penguatan dialog dan kemitraan industrial sebagai fondasi hubungan kerja yang sehat di tengah dinamika industri kesehatan. Hal tersebut mengemuka dalam Rapat Kerja (Raker) SKKM Masa Bakti 2026–2028 yang digelar di Cilegon, Sabtu (31/1).
Rapat kerja tersebut dihadiri oleh jajaran pengurus dan anggota SKKM serta perwakilan manajemen PT Krakatau Medika. Forum ini menjadi ruang konsolidasi internal serikat sekaligus wadah komunikasi antara pekerja dan manajemen dalam merespons perubahan kebijakan serta tantangan profesionalisme di sektor layanan kesehatan.
Ketua SKKM Hengky Suryo Winoto mengatakan, serikat pekerja memiliki peran strategis sebagai penyalur aspirasi karyawan sekaligus mitra kritis manajemen. Menurutnya, perbedaan pandangan dalam hubungan industrial merupakan hal yang wajar dan perlu dikelola melalui komunikasi yang terbuka dan saling menghormati.
“Serikat dan manajemen memiliki peran yang berbeda, tetapi saling melengkapi. Dialog yang konstruktif menjadi kunci untuk menjaga keseimbangan antara kesejahteraan karyawan dan keberlangsungan perusahaan,” ujar Hengky.
Ia menambahkan, melalui Raker ini SKKM menegaskan komitmennya untuk membangun organisasi yang kuat secara struktur, bermartabat dalam etika dan profesionalisme, serta berkelanjutan melalui sistem kerja dan kaderisasi yang terencana.
Sementara itu, manajemen PT Krakatau Medika yang diwakili oleh Vice President Human Capital & General Affair Arrie Sutanto menyampaikan bahwa sinergi antara manajemen dan serikat pekerja merupakan salah satu faktor penting dalam menciptakan iklim kerja yang kondusif dan berkeadilan.
Menurut Arrie, hubungan industrial yang stabil berkontribusi terhadap peningkatan kinerja organisasi, mutu layanan kesehatan, serta keberlanjutan perusahaan di tengah dinamika industri yang terus berkembang. Manajemen juga berharap Raker SKKM dapat menghasilkan program kerja yang realistis dan selaras dengan arah kebijakan perusahaan.
Rangkaian Rapat Kerja SKKM Masa Bakti 2026–2028 diisi dengan pemaparan program kerja masing-masing bidang, diskusi, serta sidang pleno untuk menetapkan kebijakan organisasi. Forum ini diharapkan dapat memperkuat komunikasi, meningkatkan kepercayaan, dan membangun kerja sama yang lebih substantif antara pekerja dan manajemen ke depan.
Melalui Raker tersebut, SKKM menegaskan posisinya sebagai organisasi pekerja yang profesional dan bertanggung jawab, dengan fokus pada perjuangan kesejahteraan karyawan dalam kerangka hubungan industrial yang harmonis dan berkelanjutan.
.png)