
Mediabahri.com | Langkat – Kecerobohan penggunaan kembang api nyaris berujung petaka. Satu unit rumah yang juga dijadikan tempat usaha papan bunga Yayak Florist milik Suradi (57) di Dusun I, Jalan Tengku Amir Hamzah No.107, Dusun 1A, Desa Sambirejo, Kecamatan Binjai, Kabupaten Langkat, terbakar pada Sabtu malam (07/03/2026) sekitar pukul 21.15 WIB.
Percikan api dari permainan kembang api diduga kuat menjadi pemicu kebakaran yang melalap puluhan papan bunga berbahan busa dan triplek yang tersusun di teras rumah tersebut.
Informasi yang dihimpun Mediabahri.com dari petugas pemadam kebakaran, personel Polsek Binjai (Polsek Tandam), serta saksi di lokasi kejadian menyebutkan, peristiwa itu bermula ketika cucu korban yang masih balita, Baihaqi (3), bermain kembang api jenis gasing di teras rumah.
Tanpa disadari, percikan api dari kembang api tersebut mengenai papan bunga yang disimpan di teras. Karena bahan papan bunga mudah terbakar, api dengan cepat membesar dan menjalar ke seluruh rangkaian papan bunga yang ada di lokasi usaha itu.
Sekitar pukul 21.30 WIB, saksi Paino (51) yang kebetulan melintas di depan rumah korban melihat api sudah berkobar di teras rumah. Ia langsung berteriak membangunkan Suradi yang saat itu sedang tertidur di dalam kamar.
Paino juga segera memberi tahu Kepala Dusun 1A, Hendrawan (49). Mendapat laporan itu, Hendrawan langsung menghubungi Pemadam Kebakaran Kabupaten Langkat dan pihak kepolisian.
Tak berselang lama, sekitar pukul 21.45 WIB, personel Polsek Binjai yang dipimpin Kanit Reskrim Ipda Mario Carden Y. Sihaloho SH MH tiba di lokasi untuk mengamankan tempat kejadian perkara (TKP).
Sekitar pukul 21.54 WIB, lima unit mobil pemadam kebakaran datang ke lokasi, terdiri dari dua unit dari Damkar Kabupaten Langkat dan tiga unit dari BPBD Kota Binjai. Bersama warga sekitar, petugas berjibaku memadamkan api yang terus membesar.
Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 22.10 WIB, setelah sebagian besar papan bunga di teras rumah habis dilalap si jago merah.
Beruntung tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Namun sedikitnya 24 papan bunga, bagian depan rumah, serta sejumlah perlengkapan rumah tangga milik korban hangus terbakar.
Akibat kebakaran tersebut, kerugian diperkirakan mencapai sekitar Rp50 juta.
Peristiwa ini menjadi pengingat keras bagi masyarakat agar tidak lengah saat menggunakan kembang api, terlebih di lingkungan rumah yang menyimpan bahan mudah terbakar.
Reporter: Rudy Hartono
Editor: Zulkarnain Idrus
.png)