Presidium FIC: Kantor Baru Simbol Kebangkitan Gerakan Literasi di Maluku Utara -->

Header Menu

Presidium FIC: Kantor Baru Simbol Kebangkitan Gerakan Literasi di Maluku Utara

Admin Redaksi
Tuesday, 3 March 2026

Ternate, Wartarepublik.com - Forum Insan Cendekia. (FIC), secara resmi telah mendirikan kantor baru yang berfungsi sebagai pusat kegiatan organisasi dan penguatan ekonomi yang berbasis pada literasi. Kantor yang baru ini merupakan langkah strategis untuk memulai kembali tiga badan usaha yang berada di bawah FIC.

Tiga badan usaha tersebut meliputi Insan Cendekia Pustaka yang berfokus pada penerbitan buku, Lembaga Media FIC sebagai tempat untuk informasi dan kontrol sosial, serta FIC Book Store yang direncanakan akan berfungsi untuk menjual buku dan menyediakan ruang untuk diskusi publik.

Bachtiar S. Malawat, Presidium FIC Maluku Utara, menyatakan bahwa kantor baru ini tidak hanya akan memperkaya khasanah dan budaya intelektual tetapi juga berfungsi sebagai simbol konsolidasi gerakan literasi di wilayah tersebut.

Kantor ini akan menjadi tempat perjuangan bagi para intelektual. Kami ingin FIC tidak sekadar beroperasi di level ide, tetapi juga memiliki kekuatan usaha yang mendukung gerakan literasi secara mandiri dan berkelanjutan, tuturnya.

Dia menjelaskan bahwa penguatan tiga badan usaha ini adalah bagian dari visi besar FIC untuk menciptakan ekosistem literasi yang terintegrasi, mulai dari proses pembuatan naskah, publikasi media, hingga penjualan dan distribusi buku kepada masyarakat.

Insan Cendekia Pustaka akan difokuskan pada penerbitan karya lokal, pemikiran kritis, dan literatur pendidikan. Lembaga Media FIC akan diarahkankan untuk menjadi platform informasi yang mendidik dan independen. Sedangkan, FIC Book Store diharapkan bisa berfungsi sebagai pusat penjualan buku dan ruang interaksi untuk pelajar, mahasiswa, serta komunitas literasi di Maluku Utara.

Dengan peluncuran kantor baru ini, FIC sangat optimis dapat memperluas jejaring kolaborasi serta meningkatkan kontribusi nyata sebagai pilar dalam pembangunan literasi di Maluku Utara. (Red/Tim)