Ramadhan dalam Bingkai Seni, LEKSAS FIB Unkhair Gelar Diskusi dan Buka Puasa Bersama di Pantai Kastela -->

Header Menu

Ramadhan dalam Bingkai Seni, LEKSAS FIB Unkhair Gelar Diskusi dan Buka Puasa Bersama di Pantai Kastela

Admin Global
Friday, 13 March 2026

Ternate, Wartarepublik.com – Unit Kegiatan Mahasiswa Lembaga Kesenian dan Sastra (LEKSAS) Fakultas Ilmu Budaya Universitas Khairun menggelar kegiatan silaturahmi yang dirangkaikan dengan diskusi dan buka puasa bersama di Pantai Kastela. Kegiatan ini diikuti oleh pengurus serta anggota LEKSAS dalam suasana kebersamaan di bulan suci Ramadan.

Kegiatan yang berlangsung pada sore hari tersebut menjadi ruang bagi para anggota untuk berkumpul dan mempererat hubungan antar sesama mahasiswa. Dengan latar suasana pantai yang tenang, para peserta memanfaatkan waktu menjelang berbuka puasa untuk saling berbincang, berbagi pengalaman, serta memperkuat rasa kekeluargaan di dalam organisasi.

Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan ini juga diisi dengan diskusi yang mengangkat tema “Melihat Fenomena Bulan Ramadan dalam Bingkai Seni”. Diskusi tersebut dipandu oleh M. Andiansyah Kamu yang merupakan mantan Ketua BEM Fakultas Ilmu Budaya Universitas Khairun periode 2024–2025.

Dalam diskusi tersebut, para peserta diajak untuk melihat Ramadan tidak hanya sebagai momentum keagamaan, tetapi juga sebagai fenomena sosial dan budaya yang dapat dimaknai melalui perspektif seni. Diskusi berlangsung santai namun reflektif, di mana para anggota dan pengurus ukm leksas saling bertukar pandangan mengenai bagaimana nilai nilai Ramadan dapat diterjemahkan dalam seni, sastra, maupun ekspresi budaya lainnya.

Ketua Umum UKM LEKSAS, M. Ilham Almadani, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan upaya untuk memperkuat kebersamaan sekaligus membuka ruang diskusi kreatif bagi para anggota organisasi.

“Melalui kegiatan ini kami ingin membangun ruang kebersamaan di antara anggota LEKSAS, sekaligus menghadirkan diskusi yang dapat memperkaya cara pandang mahasiswa terhadap fenomena sosial, termasuk bagaimana Ramadan dapat dilihat melalui pendekatan seni,” ujarnya. Kamis, (12/3)

Ia juga berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan karena selain mempererat hubungan antar anggota, kegiatan tersebut juga dapat mendorong lahirnya gagasan gagasan kreatif di kalangan mahasiswa yang memiliki minat pada bidang kesenian dan sastra.

Menjelang waktu berbuka puasa, seluruh peserta bersama sama menunggu azan magrib sambil menikmati suasana senja di kawasan Pantai Kastela. Setelah azan berkumandang, kegiatan dilanjutkan dengan buka puasa bersama yang berlangsung sederhana namun penuh kehangatan. Kegiatan ini diharapkan dapat semakin mempererat hubungan antar anggota LEKSAS serta memperkuat semangat berkesenian di lingkungan mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya Universitas Khairun.