Ditinggal Sholat, Motor Disikat—Pelaku Tersudut, Warga Bertindak Tanpa Tawar di Binjai -->

Header Menu

Ditinggal Sholat, Motor Disikat—Pelaku Tersudut, Warga Bertindak Tanpa Tawar di Binjai

Admin Global
Tuesday, 21 April 2026

WartaREPUBLIK.com | BINJAI — Kelengahan sepersekian detik berubah jadi peluang emas bagi pelaku kejahatan. Senin (20/4/2026) pukul 19.15 WIB, sepeda motor milik N (52) digasak dari teras rumah saat korban menunaikan salat Magrib. Kunci masih menggantung—dan di situlah kejahatan menemukan jalannya.

Pelaku, TA (36), tak butuh waktu lama. Mesin dinyalakan, motor dibawa kabur. Namun ia lupa satu hal: warga tak lagi diam.

Dua anak korban, NA (23) dan NAS (19), yang mendengar suara mesin langsung bereaksi. Teriakan “maling!” memecah suasana. Dalam hitungan detik, lingkungan bergerak. Warga mengejar, menutup ruang, dan memaksa pelarian berakhir di Jalan Wijaya Kesuma. Tak ada negosiasi—pelaku diamankan di lokasi.

Kapolsek Binjai Utara, Pasta Sitepu, menegaskan pihaknya bergerak cepat begitu menerima laporan. “Pelaku berikut barang bukti langsung kami amankan ke Polsek Binjai Utara untuk proses hukum,” ujarnya.

Kasus ini kini ditangani di bawah koordinasi Polres Binjai. Tersangka dijerat Pasal 477 ayat (1) KUHP Nomor 1 Tahun 2023 dengan ancaman hingga 7 tahun penjara—bukan angka kecil untuk aksi yang berawal dari celah sederhana.

Kapolres Mirzal Maulana melalui Kasi Humas Azwir Hidayat menegaskan sikap tanpa kompromi. “Kami tidak memberi ruang bagi pelaku kejahatan. Siapa pun yang mencoba, akan kami tindak tegas,” ujarnya.

Peristiwa ini bukan sekadar kriminal biasa—ini alarm keras. Di satu sisi, kelalaian membuka pintu. Di sisi lain, masyarakat menunjukkan bahwa kontrol sosial masih hidup dan siap menekan balik. Di Binjai, satu kesalahan kecil bisa berujung besar—bagi korban, dan lebih keras lagi bagi pelaku.

Redaksi: WartaREPUBLIK.com
Editor: Zulkarnain Idrus