
WartaREPUBLIK.com | NTT – Dalam Al-Qur'an, makna Idul Adha berpusat pada ketaatan tertinggi, keikhlasan mutlak, serta solidaritas sosial antar sesama umat manusia. Hakikat perayaan Idul Adha bukan sekadar penyembelihan hewan qurban, melainkan bentuk penyerahan diri secara total kepada Allah SWT sebagaimana dicontohkan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS.
Momentum penuh makna itu kembali diwujudkan oleh Balitbang DPP Partai Golkar pada Idul Adha 1447 Hijriah/2026 Masehi dengan melaksanakan kegiatan qurban di Pulau Longos, Desa Pontianak, Kecamatan Boleng, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur. Pemotongan hewan qurban dilaksanakan pada 11 Dzulhijjah 1447 H atau bertepatan dengan 28 Mei 2026.
Kegiatan tersebut menjadi perhatian masyarakat setempat, mengingat Pulau Longos merupakan wilayah terpencil yang membutuhkan perhatian dan sentuhan sosial dari berbagai pihak.
Sekretaris Desa Pontianak, Sutomo, mengucapkan rasa terima kasih atas kepedulian Partai Golkar yang melalui Balitbang DPP Partai Golkar hadir langsung ke desa mereka.

“Kami sangat berterima kasih kepada Partai Golkar yang diinisiasi Balitbang DPP Partai Golkar telah datang langsung ke desa kami yang terpencil ini. Warga sangat bahagia atas kehadiran Partai Golkar yang memberikan perhatian nyata kepada masyarakat,” ungkap Sutomo.
Kegiatan qurban tersebut merupakan bagian dari amanah Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, untuk terus memberikan perhatian langsung kepada rakyat, khususnya masyarakat di wilayah pelosok dan terpencil.
Dalam momentum Idul Adha 1447 H, Ketua Balitbang DPP Partai Golkar, Yuddy Chrisnandi, memberikan arahan kepada jajaran Penasehat Ahli dan Pengurus Eksekutif Balitbang DPP Partai Golkar agar pelaksanaan qurban dilakukan langsung di desa terpencil, tepatnya di Desa Pontianak, Kecamatan Boleng, Kabupaten Manggarai Barat, Pulau Longos.
Prof. Yuddy Chrisnandi kemudian mengamanahkan kepada Dr. Mega Oktaviany selaku Pengurus Eksekutif Balitbang DPP Partai Golkar untuk turun langsung menuju Pulau Longos, Nusa Tenggara Timur.
Dr. Mega Oktaviany menjelaskan bahwa perjalanan menuju Pulau Longos bukanlah hal mudah. Untuk mencapai lokasi, rombongan harus menempuh perjalanan laut menggunakan kapal kecil selama kurang lebih dua jam tiga puluh menit.

“Ini merupakan momentum terpenting bagi saya dan Partai Golkar, khususnya Balitbang DPP Partai Golkar, karena dapat melihat langsung kondisi masyarakat di Pulau Longos,” ujarnya.
Mega juga menyampaikan rasa syukur karena pelaksanaan qurban tahun ini mampu mempererat hubungan sosial antar umat dan memperkuat semangat kebersamaan di tengah masyarakat terpencil.
“Alhamdulillah, qurban tahun ini benar-benar menjadi perekat hubungan sesama umat dalam menyatukan semangat sosial,” paparnya.
Dalam kegiatan qurban tersebut tampak hadir Ahmadi selaku Ketua Panitia Qurban serta Khairul yang menjabat Ketua DKM dan Yayasan PAUD setempat.
Di akhir kegiatan, Ahmadi menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas kepedulian Partai Golkar kepada masyarakat Pulau Longos.
“Kami bersyukur atas kehadiran Partai Golkar di desa kami. Semoga Partai Golkar terus eksis dan tetap peduli kepada masyarakat di desa terpencil ini,” pungkasnya.
Reporter : Zulkarnain Idrus
Editor : Zulkarnain Idrus
.png)