Ketua DPC GMNI Halmahera Selatan: Hari Lahir Pancasila Harus Menjadi Momentum Memperkuat Persatuan dan Melawan Ketidakadilan -->

Header Menu

Ketua DPC GMNI Halmahera Selatan: Hari Lahir Pancasila Harus Menjadi Momentum Memperkuat Persatuan dan Melawan Ketidakadilan

Admin Global
Sunday, 31 May 2026

HAL-SEL, Wartarepublik.com – Dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila yang jatuh pada 1 Juni 2026, Ketua DPC Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kabupaten Halmahera Selatan, Yusri Dukomalamo, mengajak seluruh elemen bangsa untuk menjadikan Pancasila sebagai pedoman nyata dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, bukan sekadar slogan seremonial yang diperingati setiap tahun.

Hari Lahir Pancasila diperingati setiap tanggal 1 Juni, merujuk pada pidato bersejarah Soekarno dalam sidang BPUPKI pada 1 Juni 1945 yang memperkenalkan konsep dasar negara yang kemudian dikenal sebagai Pancasila. Sejak tahun 2016, Pemerintah Indonesia menetapkan 1 Juni sebagai Hari Lahir Pancasila dan menjadi hari libur nasional.

Menurut Yusri Dukomalamo, peringatan Hari Lahir Pancasila harus menjadi momentum refleksi nasional untuk menilai sejauh mana nilai-nilai Pancasila telah diwujudkan dalam kehidupan masyarakat dan penyelenggaraan negara.

“Pancasila tidak boleh berhenti sebagai simbol atau hafalan di ruang-ruang formal. Pancasila harus hadir dalam kebijakan yang berpihak kepada rakyat, dalam penegakan hukum yang adil, serta dalam upaya mewujudkan kesejahteraan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Inilah esensi yang diperjuangkan oleh para pendiri bangsa,” tegas Yusri.

Ia menilai bahwa tantangan bangsa saat ini semakin kompleks, mulai dari ketimpangan sosial, praktik korupsi, eksploitasi sumber daya alam yang tidak berpihak kepada masyarakat, hingga menguatnya politik identitas yang berpotensi memecah belah persatuan nasional.

“Semangat Pancasila mengajarkan kita untuk menjaga persatuan dalam keberagaman. Perbedaan suku, agama, budaya, maupun pilihan politik tidak boleh menjadi alasan untuk saling memusuhi. Justru keberagaman adalah kekuatan besar bangsa Indonesia yang harus dirawat bersama,” ujarnya.

Sebagai organisasi yang berlandaskan ajaran Marhaenisme dan nilai-nilai kebangsaan, GMNI Halmahera Selatan, lanjut Yusri, akan terus berada di garis perjuangan untuk mengawal kepentingan rakyat, mengkritisi kebijakan yang tidak berpihak kepada masyarakat, serta mendorong lahirnya pemerintahan yang bersih dan berkeadilan.

“Memperingati Hari Lahir Pancasila berarti memperkuat komitmen untuk melawan segala bentuk ketidakadilan, kemiskinan, korupsi, dan penyalahgunaan kekuasaan. Pancasila harus menjadi kekuatan moral yang menyatukan seluruh anak bangsa dalam mewujudkan Indonesia yang merdeka, berdaulat, adil, dan makmur,” tambahnya.

Menutup pernyataannya, Yusri mengajak generasi muda untuk terus menjaga semangat nasionalisme dan menjadikan Pancasila sebagai sumber inspirasi dalam membangun masa depan bangsa.

“Mari kita jadikan Hari Lahir Pancasila sebagai momentum memperkuat persatuan, memperkokoh gotong royong, dan meneguhkan komitmen kebangsaan. Merdeka! Pancasila adalah rumah bersama seluruh rakyat Indonesia,” pungkasnya. (Tim)