WARTAREPUBLIK.COM - Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-23 Kabupaten Halmahera Selatan seharusnya menjadi momentum refleksi dan evaluasi bagi seluruh pemangku kepentingan untuk menilai sejauh mana hasil pembangunan telah dirasakan oleh masyarakat, terutama mereka yang berada di wilayah pedesaan.
Di balik kemeriahan perayaan, berbagai seremoni, dan capaian pembangunan yang disampaikan pemerintah daerah, masih terdapat persoalan mendasar yang hingga kini belum terselesaikan, yakni akses air bersih bagi masyarakat Desa Dowora. Kami juga warga Halmahera Selatan kami ikut membangun negeri ini tapi kenapa air bersih tidak ada kepedulian dari pemda Halsel.
Sebagai warga yang peduli terhadap kemajuan daerah, saya memandang bahwa usia 23 tahun merupakan perjalanan yang cukup panjang bagi sebuah daerah otonom. Dalam rentang waktu tersebut, kebutuhan dasar masyarakat semestinya menjadi prioritas utama dalam perencanaan dan pelaksanaan pembangunan.
Namun kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa sebagian warga Desa Dowora masih harus berjuang untuk memperoleh akses air bersih yang layak dan berkelanjutan.
Air bersih bukan sekadar fasilitas pelengkap, melainkan kebutuhan dasar yang sangat menentukan kualitas hidup masyarakat. Ketersediaan air bersih berkaitan langsung dengan kesehatan, kebersihan lingkungan, serta aktivitas ekonomi dan sosial warga sehari-hari.
Ketika kebutuhan mendasar ini belum terpenuhi secara optimal, maka wajar apabila masyarakat mempertanyakan sejauh mana pembangunan telah menyentuh kebutuhan riil mereka.
Ironisnya, di saat pemerintah berbicara tentang kemajuan daerah dan peningkatan pelayanan publik, masyarakat Dowora masih dihadapkan pada persoalan yang sangat fundamental. Di tengah berbagai program pembangunan yang terus digaungkan, warga masih berharap hadirnya solusi nyata atas persoalan air bersih yang telah lama mereka hadapi.
Momentum HUT ke-23 Halmahera Selatan seharusnya tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga menjadi pengingat bahwa keberhasilan pembangunan tidak semata diukur dari banyaknya proyek yang dibangun atau tingginya angka capaian program. Sebab menurut saya bahwa suatu keberhasilan sesungguhnya tercermin dari terpenuhinya kebutuhan dasar masyarakat dan meningkatnya kualitas hidup warga hingga ke desa-desa terpencil.
.png)