Rocky Gerung Nilai Langkah Prabowo ke Iran, Strategi Politik Cerdas Manfaatkan Momentum, Dikutip dari kanal YouTube Rocky Gerung Official -->

Header Menu

Rocky Gerung Nilai Langkah Prabowo ke Iran, Strategi Politik Cerdas Manfaatkan Momentum, Dikutip dari kanal YouTube Rocky Gerung Official

Admin Redaksi
Sunday, 1 March 2026

WARTAREPUBLIK.COM - Pengamat politik Rocky Gerung memberikan pujiannya untuk Presiden Prabowo Subianto terkait keinginannya menjadi penengah konflik Amerika Serikat-Israel vs Iran yang pecah pada Sabtu (28/2/2026).

Menurut dia, Prabowo pintar mencari kesempatan di tengah-tengah situasi memanas guna membuktikan Indonesia memiliki pengaruh di dunia internasional. lanjut Rocky, dirinya tidak yakin apakah Presiden Prabowo mampu menciptakan perdamaian atau perang tetap terus berlanjut.

Jadi kelihatannya Presiden Prabowo cukup cerdik atau cukup cerdas untuk memanfaatkan momentum, bukan demi efektivitas Indonesia di dalam upaya mencegah perang berkelanjutan atau bahkan upaya untuk menengahi Israel dan Iran. ujar Roky

Tetapi minimal memberi sinyal, bahwa Presiden Prabowo punya inisiatif untuk tampil di forum internasional sebagai juru damai. Itu entah berhasil apa tidak," katanya, dikutip dari kanal YouTube Rocky Gerung Official, Minggu (1/3/2026).

Pria kelahiran 20 Januari 1959 itu melanjutkan, setidaknya dengan inisiatif Indonesia, opini publik kepada Prabowo bisa mengarah positif.

Dengan cara ini juga, Prabowo bisa menjawab keraguan publik terkait kebijakan politik luar negeri Indonesia yang dinilai berantakan dan banjir kritik netizen karena bergabung dengan Board of Peace (BOP) atau Dewan Perdamaian Gaza bentukan Presiden AS Donald Trump bersama Israel.

Di sisi lain, lewat BOP juga turut memperkuat posisi Indonesia saat ikut campur dalam konflik-konflik yang melibatkan Amerika Serikat maupun Israel.

"Kelihatannya opini publik pasti akan menganggap, oke Indonesia mampu untuk mengambil inisiatif atau bahkan menyodorkan diri sebagai juru damai."

"Jadi lebih sebagai pesan politik ke dalam negeri, sebetulnya keinginan Presiden Prabowo pergi ke Iran untuk menjawab segala kritik yang ada di dalam negeri bahwa Presiden Prabowo itu hanyalah antek Amerika di dalam BOP, dia tidak mungkin punya standing di situ."

Terlihat bahwa Presiden Prabowo punya cara unik sebetulnya untuk masuk di dalam proses penyelesaian konflik antara Iran dan Israel dengan memanfaatkan kedudukan dia di BOP. Ini (juga sebagai) upaya Presiden Prabowo untuk memperoleh kembali legitimasi diplomasinya yang kemarin-kemarin berantakan," tegas Rocky.

Prabowo Siap Bertolak ke Teheran Mediasi Konflik AS-Israel vs Iran:

Tepat satu hari setelah menginjakkan kaki kembali di Tanah Air usai kunjungan maraton 10 hari ke tiga negara, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto langsung dihadapkan pada krisis global yang mencekam.

Di tengah eskalasi militer di Timur Tengah yang berada di titik nadir, Indonesia mengambil langkah diplomasi paling berani: Presiden Prabowo menyatakan kesiapan untuk bertolak ke Teheran.

Langkah ini menjadi respons cepat atas gelombang serangan rudal Amerika Serikat dan Israel yang menghujam wilayah Iran pada Sabtu (28/2/2026).