Pencarian Berakhir, Guru PPPK Halmahera Selatan Ditemukan Selamat dan Sudah Hubungi Keluarga -->

Header Menu

Pencarian Berakhir, Guru PPPK Halmahera Selatan Ditemukan Selamat dan Sudah Hubungi Keluarga

Admin Global
Sunday, 7 June 2026

HALSEL, Wartarepublik.com - Terkait pemberitaan sejumlah media dalam beberapa hari terakhir mengenai seorang guru PPPK bernama Ghazi Al Gifari, yang bertugas di SDN 62 Halmahera Selatan di Desa Gonone, Kecamatan Kepulauan Joronga, Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara, pihak keluarga menyampaikan kabar terbaru bahwa yang bersangkutan telah ditemukan dalam keadaan selamat.

Informasi tersebut disampaikan oleh ayah Ghazi, Fauzi Yusuf, warga Desa Gampong Kuta Trieng, Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya, Aceh. Ia menghubungi media untuk memberikan klarifikasi sekaligus menyampaikan perkembangan terbaru terkait putranya, Minggu, 07/06/2026.

Menurut Fauzi Yusuf, pemberitaan yang beredar pada 6 Juni 2026 mengenai hilangnya kontak dengan Ghazi selama beberapa bulan terakhir sempat menimbulkan keresahan di kalangan keluarga.

Informasi tersebut juga menarik perhatian pihak sekolah, Dinas Pendidikan Kabupaten Halmahera Selatan, serta aparat kepolisian di Halmahera Selatan dan Maluku Utara.

Namun, setelah berbagai upaya dan perhatian dari berbagai pihak, keluarga akhirnya memperoleh kabar bahwa Ghazi Al Gifari telah ditemukan di wilayah DKI Jakarta dalam kondisi sehat dan selamat.

“Atas nama keluarga, kami mengucapkan rasa syukur dan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu serta memberikan perhatian sehingga anak kami dapat ditemukan dengan selamat. Saat ini kami sudah dapat berkomunikasi langsung dengannya,” ujar Fauzi Yusuf.

Keluarga yang berada di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, juga menyampaikan apresiasi kepada media, pihak sekolah, Dinas Pendidikan, aparat kepolisian, dan seluruh pihak yang turut membantu penyebaran informasi terkait keberadaan Ghazi.

Menurut keluarga, dalam waktu dekat mereka berencana berangkat ke Jakarta untuk menemui Ghazi dan membawanya kembali ke kampung halaman. 

Selain itu, keluarga juga ingin mengetahui secara langsung kondisi yang dialaminya selama ini, termasuk alasan yang menyebabkan dirinya meninggalkan tugas mengajar.

Setelah memperoleh penjelasan dari Ghazi, keluarga berencana menyampaikan informasi lebih lanjut kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Halmahera Selatan maupun pihak sekolah tempat ia bertugas. 

Keluarga juga menyebut terdapat sejumlah hal yang perlu diklarifikasi terkait kondisi yang dialami Ghazi selama menjalankan tugas di Halmahera Selatan.

Hingga saat ini, Ghazi Al Gifari dilaporkan dalam keadaan sehat dan telah kembali menjalin komunikasi dengan keluarga. (Red)