TERNATE, Wartarepublik.com – Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Ternate menggelar latihan satuan di permukaan air sebagai upaya meningkatkan kemampuan teknis dan kesiapsiagaan personel dalam menghadapi berbagai kondisi darurat di laut.
Kegiatan yang berlangsung di perairan Landmark, tepat di depan Kantor Wali Kota Ternate, Rabu (1/7/2026), diikuti oleh 33 personel rescuer dari matra laut.
Kepala Seksi Operasi Kantor SAR Ternate, Ferdinando Jofandri, menjelaskan bahwa latihan dilaksanakan selama dua hari. Hari pertama diisi dengan penyampaian materi secara klasikal, sementara hari kedua difokuskan pada penerapan materi melalui simulasi operasi penyelamatan di perairan.
"Kegiatan pelatihan kami laksanakan selama dua hari. Hari pertama penyampaian materi secara teori, sedangkan hari kedua seluruh materi diaplikasikan dalam kegiatan praktik," ujar Ferdinando.
Ia mengatakan, seluruh peserta yang mengikuti latihan merupakan personel dari matra laut. Basarnas sendiri memiliki dua matra operasional, yakni matra darat dan matra laut.
"Untuk kegiatan ini kami mengerahkan kurang lebih 33 personel rescuer dari matra laut. Basarnas memiliki dua matra, yaitu matra darat dan matra laut, dan kali ini seluruh peserta berasal dari matra laut," jelasnya.
Dalam simulasi tersebut, tim SAR menangani skenario kecelakaan kapal dengan total 10 korban, terdiri atas empat kru kapal dan enam penumpang. Seluruh korban berhasil dievakuasi sesuai standar prosedur operasi pencarian dan pertolongan.
Setelah proses evakuasi selesai, tim juga melaksanakan prosedur dekontaminasi terhadap korban maupun personel dengan melakukan penyemprotan disinfektan. Langkah tersebut merupakan bagian dari prosedur standar guna meminimalkan risiko penyebaran penyakit menular.
"Itu adalah proses dekontaminasi. Setiap cairan dari korban kami anggap berpotensi menular, sehingga dilakukan penyemprotan disinfektan untuk menghilangkan virus," terang Ferdinando.
Melalui latihan rutin ini, Basarnas Ternate berharap kemampuan teknis, koordinasi, serta kesiapsiagaan personel terus meningkat sehingga mampu memberikan layanan pencarian dan pertolongan secara cepat, tepat, profesional, dan tetap mengutamakan keselamatan dalam setiap operasi kemanusiaan.
"Harapan kami, kegiatan ini dapat memperkuat kemampuan dan pemahaman personel Basarnas agar semakin sigap dan profesional dalam melaksanakan setiap tugas kemanusiaan," tutupnya. (Ul/Tim)
0Comments