Truk Bertopeng Terpal Diduga Jadi "Tangki Siluman", Tim Media Giring Temuan ke Polresta Pontianak -->

Header Menu

Truk Bertopeng Terpal Diduga Jadi "Tangki Siluman", Tim Media Giring Temuan ke Polresta Pontianak

Admin Global
Monday, 13 July 2026



Kalbar.WARTAGLOBAL.com-- Pontianak,  Selasa, 12 Juli  2026, Praktik penyelundupan bahan bakar minyak (BBM) dengan modus kendaraan yang disamarkan kembali menjadi sorotan. Kali ini, sejumlah awak media menemukan sebuah truk yang dari luar tampak seperti kendaraan angkutan ekspedisi karena seluruh bagian baknya ditutupi terpal. Namun, setelah dilakukan penelusuran, di dalam kendaraan tersebut diduga terdapat tangki berkapasitas sekitar 6.000 liter yang telah dimodifikasi.

Tak hanya itu, kendaraan tersebut juga diduga dilengkapi mesin penyedot (pompa transfer) yang berfungsi memindahkan BBM dari tangki standar ke tangki berkapasitas besar. Modus ini diduga digunakan untuk mengelabui pandangan masyarakat maupun aparat saat kendaraan melintas di jalan raya.

Temuan tersebut kemudian didokumentasikan oleh beberapa tim media dan selanjutnya dibawa sebagai bahan laporan ke Polresta Pontianak agar dilakukan penyelidikan lebih lanjut terhadap asal-usul kendaraan, legalitas pengangkutan BBM, serta dugaan adanya jaringan distribusi minyak ilegal.

Jika dugaan tersebut terbukti, modus penggunaan "tangki siluman" bukanlah hal baru. Praktik serupa pernah diungkap aparat penegak hukum di Kalimantan Barat, di mana kendaraan dimodifikasi dengan tangki tambahan untuk menampung BBM dalam jumlah besar sebelum dipindahkan menggunakan mesin penyedot ke tempat penampungan lain.

Masyarakat berharap aparat kepolisian dapat mengusut tuntas kasus ini hingga ke aktor utama, termasuk menelusuri kemungkinan adanya pihak-pihak lain yang terlibat dalam rantai distribusi BBM ilegal. Selain berpotensi merugikan negara, praktik semacam ini juga dinilai dapat mengganggu distribusi BBM kepada masyarakat yang berhak.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Polresta Pontianak terkait tindak lanjut atas laporan tersebut. Awak media masih berupaya memperoleh konfirmasi dari pihak kepolisian mengenai status kendaraan dan langkah penyelidikan yang akan dilakukan.


Editor : Tim Red